Feeds RSS | contact | login

Showing posts with label berita dalam negeri. Show all posts
Showing posts with label berita dalam negeri. Show all posts

BPPT Segera Operasikan Pesawat Pengintai Teroris


Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada 2010 segera mengoperasikan pesawat terbang mini tanpa awak yang disebut Puna sebagai pendukung pertahanan keamanan nasional dan pengintai teroris.
Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman mengatakan, BPPT sudah melakukan penelitian dan berhasil mengembangkan Puna sebagai pesawat pengintai dari udara terhadap apa yang sedang terjadi di darat dan laut. Puna nantinya akan digunakan oleh militer dan aparat kepolisian Indonesia dalam melakukan penyusupan terhadap aktivitas di daerah rawan konflik. "Puna juga melakukan pengintaian terhadap teroris yang sedang bersembunyi di lokasi yang sulit dijangkau," kata Kusmayanto di Tangerang, Banten, Sabtu (17/10).

Puna juga dilengkapi kamera mini untuk memotret kejadian di lapangan dan melaporkan kepada pihak terkait sebagai barang bukti. Dia mengatakan, Puna saat ini sedang dalam tahap proses pembuatan akhir dan akan dioperasikan pada 2010. "Kita ingin menunjukan Puna buatan peneliti Indonesia bisa digunakan sebagai pendukung keamanan nasional, jadi tidak harus dibeli dari luar negeri," ujar Menristek seperti dikutip ANTARA.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan Keamanan BPPT Joko Purwono menyatakan, Puna dapat mencapai ketinggian di udara hingga 120 kilometer. Puna merupakan pesawat otonomos dilengkapi kamera pengintai dan tidak dikontrol melalui remote.

Joko menambahkan, Puna memiliki panjang badan empat meter dan panjang sayap tujuh meter dengan jangkau ketinggian yang cukup di atas udara. "Puna akan diproduksi tahun depan oleh PT Dirgantara Indonesia, untuk saat ini pesawat tersebut sedang dalam proses penyempurnaan,"ujar Joko.

Selain itu, kata Joko, BPPT juga mengembangkan dua pesawat pengintai mini tipe lain yakni pesawat Sriti seberat 10 kilogramdan pesawat pengintai yang dinamai Alap-Alap dengan berat 25 kg, untuk memantau perairan laut Indonesia.(AND)


sumber:liputan6.com

Mengenal gempa dan usaha pencegahan korban


Gempa padang kemarin lagi lagi membuat Indonesia berduka, belum hilang ingatan kita tentang gempa Tasikmalaya dan beberapa gempa sebelumnya yang merenggut banyak jiwa. Indonesia merupakan sebuah daerah yang merupakan pertemuan beberapa lempeng yang pada akhirnya menimbulkan gesekan gesekan antar lempeng yang berdampak gempa, selain itu posisi kita pada "ring of fire" juga bisa menjadi triger untuk aktivitas gunung berapi yang begitu banyak tersebar di Indonesia. Tatanan geologi wilayah Indonesia saat ini terjadi sebagai akibat interaksi 3 lempeng utama dunia, yaitu Lempeng Samudra Pasifik yang bergerak ke arah barat-baratlaut dengan kecepatan sekitar 10 cm per tahun, Lempeng Samudra India-Benua Australia (Indo-Australia) yang bergerak ke utara-timur laut dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun, serta Lempeng Benua Eurasia yang relatif diam, namun resultante sistem kinematiknya menunjukkan gerakan ke arah baratdaya dengan kecepatan mencapai 13 cm per tahun.


Ring Of fire
Hasil interaksi lempeng-lempeng tersebut menyebabkan terjadinya berbagai peristiwa geologi, salah satunya kegiatan magmatik dan terbentuknya zona-zona kegempaan dengan intensitas tinggi. Selain dikarenakan pergerakan antar lempeng, terjadinya gempa juga berkaitan dengan keberadaan sesar aktif yang membentang di beberapa wilayah, di antaranya sesar Sumatera, sesar Palu, sesar di Papua, atau sesar yang lebih kecil seperti sesar Cimandiri, Jawa Barat.




Fakta dan data gempa padang

Dari data yang ada, pada jalur Sumatera (andalas) telah terjadi beberapa gempa besar antara lain : Gempa Aceh yang di ikuti tsunami dengan kekuatan 8.9 SR (26 desember 2004), Gempa Nias dengan kekuatan 8.2 SR (28 maret 2005), Gempa padang dengan kekuatan 7.4 SR (10 April 2005), Gempa Indramayu dengan kekuatan 7.5 SR (9 agustus 2007), Gempa bengkulu dengan kekuatan 7.9 SR (12 september 2007), Gempa padang dan Jambi 7.7 SR (13 september 2007), Gempa di simeulue, sinabang, NAD dengan kekuatan 7.3 SR (20 februari 2008), Gempa di bengkulu dan kep. Mentawai dengan kekuatan 7.2 SR, Gempa di tasikmalaya dengan kekuatan 7.3 SR, serta gempa padang kemarin berkekuatan 7.6 SR, dan menurut ramalan akan ada gempa besar lagi dengan kekuatan 8.9 SR.

bumi/daratan yang kita pijak ini tak ubahnya seperti perahu yang berada diatas lautan magma (core atau inti bumi) lempeng inilah yang saling berdesakan satu sama lain dan menimbulkan gempa


lempeng lempeng yang ada di sekitaran sumatera

Kita yang hidup di Indonesia sepertinya harus lebih Aware lagi dengan gempa dan tsunami, mengingat keadaan geologis kita berkata seperti itu, mungkin kita perlu belajar banyak pada Jepang, sebuah negeri yang tiap tahun nya tak kurang diguncang 400 kali gempa mengenai kesiapan warga menghadapi gempa sampai konstruksi anti gempa mereka. berikut ada tips yang perlu kita lakukan apabila terjadi gempa bumi.

1. Ambil posisi di samping benda keras seperti sofa atau lemari atau berbaringlah disebelah tempat tidur (jangan dibawah tempat tidur). hal ini dianjurkan karena jikalau beton atau reruntuhan menimpa maka posisi jatuh akan menimpa benda itu dan akan menyisakan sedikit ruang bagi anda untuk survive dan menunggu bantuan.
2. Rumah berbahan kayu lebih aman karena memilik konstruksi yang lentur dan cenderung aman apabila terjadi gempa karena banyak menyisakan ruang kosong.
3. Bila saat anda berkendara di tengah gedung gedung tinggi maka resiko tertimpa reruntuhan akan semakin besar, segera keluar dari mobil anda dan berbaring tepat disamping kendaraan karena bila sesuatu meremukkan kendaraan anda maka akan menyisakan ruangan sekitar 1 meter dan itu cukup bagi anda untuk selamat dan menunggu pertolongan, Ingat, disamping kendaraan bukan di kolong kendaraan.
4. Bila berkerja di perkantoran tinggi, saat menyelamatkan diri janganlah menggunakan Tangga, karena tangga memiliki momen frekuensi yang berbeda dan tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama.
5. berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau disebelah luarnya jika memungkinkan. akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalam nya. semakin jauh anda dari ruang luar bangunan akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri anda tertutup.
6. Bila ada peringatan gempa akan disusul Tsunami, jauhi daerah pantai dan cari tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.
7. Pada saat gempa banyak yang berlari ketengah jalan raya, berhati hatilah, memang di anjurkan meringkuk tapi bahaya akan kendaraan yang diparkir tiba tiba berjalan dengan sendiri terkena efek gempa sangat berbahaya. saya sendiri pernah mengalami saat gempa besar dan teman saya nyaris tertabrak mobil yang tiba tiba mundur, carilah tempat terbuka lain yang lebih aman, seperti tanah lapang.
8. Bagi teman yang berada di daerah pegunungan, waspadai longsor, hal ini belajar dari kejadian Tasikmalaya kemarin.
9. Jangan panik, sebenernya ini yang utama, pada kasus gempa Padang kemarin, pengunjung yang berada di Mall andalas, nyaris memenuhi satu pintu keluar sehingga kemungkinan akan terinjak injak atau terjepit sesama pencari selamat lain nya akan semakin besar, usahakan menghapal letak pintu keluar/masuk pada mall yang kita kunjungi sebagai usaha jaga jaga bila terjadi gempa.

sekedar tambahan saya sertakan artikel saya sebelum nya, yang saya rasa mungkin berguna untuk pengetahuan kita mengenai Skala gempa, skala gempa terdiri dari level 1 sampai dengan 12, berikut penjelasan nya.

Intensitas gempa bumi terungkap kekuatannya dengan menggunakan Skala Richter angkanya berkisar antara 1,5 hingga 10. Angka-angka ini menun-jukkan kerasnya gempa bumi dan kerusakan yang terjadi setelah gempa bumi tersebut. Skala Richter, yang dikembangkan pada tahun 1935 oleh seorang ahli gempa bumi, Charles Richter, bersifat logaritma, yang berarti bahwa masing-masing keseluruhan angka berturut-turut mencerminkan meningkatnya kekuatan dan intensitas sepuluh kali lipat. Meskipun skala Richter tidak lagi banyak digunakan oleh para ahli gempa bumi (teknologi pada masa kini memberikan pencatatan aktivitas gempa bumi secara jauh lebih rinci dan akurat), umumnya kekuatan gempa bumi masih diungkapkan dengan menggunakan skala Richter yang tidak asing lagi.
Sistem lain yang digunakan untuk melukiskan intensitas gempa bumi adalah skala Intensitas Gempa Bumi Mercalli, yang dikembangkan pada tahun 1902 oleh seorang ahli gempa bumi berkebangsaan Italia, Giuseppe Mercalli. Meski telah usang, gambaran akan efek gempa bumi dalam dua belas tingkat pada wilayah berpenduduk yang disusun oleh Mercalli mampu melukiskan kerusakan yang terjadi pada berbagai tingkat intensitas gempa secara akurat. Tingkat-tingkat tersebut dicakupkan berikut ini untuk tujuan penggambaran. Intensitas di atas angka 9 digolongkan sebagai bencana besar.

Skala Mercalli

Level I: (Tingkat 2 dalam Skala Richter) Pada umumnya tidak dirasakan oleh manusia, tetapi bisa tertangkap oleh para ahli gempa bumi. 

Level II: (Tingkat 2 dalam Skala Richter) Dirasakan oleh sedikit orang. Beberapa benda seperti lampu gantung akan terayun. 


Level III: (Tingkat 3 dalam Skala Richter) Dirasakan oleh sedikit orang yang sebagian besar berada di dalam ruangan. Tingkat ini dilukiskan seperti getaran yang dirasakan saat sebuah truk sedang melintas. 


Level IV: (Tingkat 4 dalam Skala Richter) Dirasakan oleh banyak orang yang berada di dalam ruangan, tetapi hanya sedikit sekali orang yang berada di luar ruangan bisa merasakannya. Kaca-kaca jendela, piring-piring, dan pintu-pintu berderak. 


Level V: (Tingkat 4 dalam Skala Richter) Dirasakan oleh orang-orang baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Orang-orang yang sedang tidur ter- bangun; benda-benda kecil yang tidak stabil akan jatuh dan pecah; pintu-pintu bergerak. 


Level VI: (Tingkat 5 dalam Skala Richter) Dirasakan oleh semua orang. Beberapa perabot yang berat mungkin bergerak; orang-orang berjalan dengan goyah; kaca-kaca jendela pecah; piring-piring jatuh dan pecah; buku-buku jatuh dari rak; semak-semak dan pepohonan tampak berguncang. 


Level VII: (Tingkat 5-6 dalam Skala Richter) Sulit untuk tetap dalam posisi berdiri, dan terjadi kerusakan menengah hingga parah pada gedung-gedung yang tidak dibangun dengan baik. Plester, ubin, bata akan goyah, dan batu- batu akan berjatuhan; akan terjadi tanah longsor dalam skala kecil di lereng-lereng; air menjadi buram saat endapan bergejolak. 


Level VIII: (Tingkat 6 dalam Skala Richter) Sulit untuk mengendalikan mobil. dan terjadi kerusakan pada cerobong-cerobong asap, monumen-monumen, dan menara-menara. Tangki-tangki air yang berada di tempat tinggi terjatuh. dahan-dahan pepohonan patah; lereng-lereng yang curam retak. 


Level IX (Tingkat 7 dalam Skala Richter) Terjadi kerusakan yang meluas pada gedung-gedung; fondasi-fondasi retak; terjadi kerusakan serius pada waduk- waduk; pipa-pipa di bawah tanah pecah. 


Level X (Tingkat 7-8 dalam Skala Richter) Sebagian besar gedung. struktur-struktur kerangka, dan fondasi-fondasi hancur. Terjadi sejumlah tanah longsor yang besar; air meluap dari tepi-tepi sungai dan danau-danau; di beberapa tempat rel kereta api melengkung. 


Level XI (Lebih dari tingkat 8 dalam Skala Richter) Hanya sedikit gedung yang masih berdiri; jalur-jalur rel kereta api melengkung dengan hebat; banyak jembatan yang hancur; pipa-pipa di bawah tanah sama sekali tidak bisa berfungsi 


Level XII (Lebih dari tingkat 8 dalam Skala Richter) Nyaris mencapai kehancuran total. Batu-batu besar berpindah dari tempatnya; benda-benda terlempar dengan ganasnya ke udara.

Scala Richter

sedangkan menurut Scala Richter terdapat 7 level pengukuran intensitas gempa antara lain sebagai berikut:
1,0 - 3,0     Tidak diberi label oleh manusia.
3,0 - 3,9     Dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa. Lampu gantung mulai goyang.
4,0 - 4,9     Terasa sekali getarannya. Jendela bergetar san bergeruruk, permukaan air beriak-riak, daun pintu terbuka-tutup sendiri.
5,0 - 5,9     Sangat sulit untuk berdiri tegak. Porselin dan kaca pecah, dinding yang lemah pecah, lepas dari batu bata, dan permukaan air di daratan terbentuk gelombang air.
6,0 - 6,9     Batu runtuh bersama-sama, runtuhnya bangunan bertingkat tinggi, rubuhnya bangunan lemah, ketekan di dalam tanah.
7,0 - 7,9     Tanah longsor, jembatan roboh, bendungan rusak dan hancur. Beberapa bangunan tetap, keretakan besar di tanah, trek kereta api bengkok. Terjadi kerusakan total di daerah gempa.
8,0 - keatas    Dapat menyebabkan kerusakan serius di beberapa daerah dalam radius seratus kilometer dari wilayah gempa.



Demikian artikel ini semoga bermanfaat bagi teman teman semua, karena mencegah dan mengetahui sebuah kasus akan lebih baik sebelum semua terjadi dan merenggut korban, bagaimana pun nyawa memang di tangan Tuhan namun kita sebagai manusia tidaklah boleh pasrah dengan keadaan.


Bom menguncang (lagi) di Indonesia


Tadi pagi saya mendapatkan Sms dari seorang teman yang isinya mengabarkan untuk segera melihat berita di televisi karena ada berita ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan J.W Marriot sekitar pukul 8.00 wib, waktu itu saya memang masih tidur, maklum semalam saya begitu "sibuk" main game sampai dini hari. Kaget itu pasti..ternyata teroris masih mengincar instalasi penting di indonesia terutama yang sering digunakan oleh ekspatriat asing. Di duga pelakunya adalah perseorangan yang merupakan indikasi ke Bom bunuh diri. Pihak TV one berhasil mendapatkan rekaman CCTV (close circuit television) dan rekaman menunjukkan bahwa seseorang berjaket hitam memakai topi dan membawa sebuah tas travel beroda berjalan ke arah restoran kemudian dalam jarak kurang dari 1 menit ( 40 menitan) bom meledak dan menewaskan 9 orang dan 41 korban luka luka ( hasil perhitungan korban sementara beberapa kantor berita).

Presiden SBY dalam pidato keprihatinan nya mengungkap kalau ada pihak pihak tertentu yang ingin merusak iklim keamanan Indonesia, karena keamanan bisa mempengaruhi berbagai hal seperti perekonomian dan pariwisata Indonesia, Presiden juga menyatakan kalau teroris tersebut mencoba mempengaruhi kerja KPU dalam menuntaskan kerja mereka di Pemilu Presiden tersebut. Intelejen yang dalam hal ini memasok sumber sumber penting menurut SBY telah memberi info kalau ada indikasi penyerangan tersebut untuk menggoyang kepemimpinan kembali SBY lima tahun mendatang, ini dibuktikan oleh SBY dengan menunjukkan data data foto dan video ( video tidak ditampilkan) yang menggambarkan SBY sedang di jadikan target tembak oleh sekelompok pria berbaju hitam dengan menggunakan pistol. Terlihat pula dalam Stop Press tersebut SBY sangat emosional dana berjanji serta bersumpah akan melakukan penyidikan cepat untuk mengusut pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal.

Apa ada hubungannya kejadian bom tersebut untuk menggoyang kepemimpinan SBY lima tahun mendatang? atau itu murni serangan terorisme menyerang instalasi penting seperti kejadian yang (juga) menimpa J.W Marriot 6 tahun lalu? yang jelas teroris masih ada di dalam negeri kita dan kemungkinan masih akan melakukan serangan bila keamanan kita lemah. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan keprihatinan nya pula terhadap apa yang terjadi di Ritz Carlton dan J.W Marriot namun beda dengan pernyataan SBY, JK menyatakan tidak ada sangkut pautnya dengan Pemilu dan perhitungan suara yang belum selesai.

Yang jelas dengan adanya Bom itu, pemerintah AS dan Australia telah mengeluarkan Travel warning, perdagangan di lantai bursa pun merosot dan bisa jadi pariwisata jakarta ( jakarta sedang menggencarkan promosi pariwisata nya) akan segera lesu kembali dan efek yang sangat luas pasti terjadi ke perekonomian kita karena para calon investor bisa saja menunda atau membatalkan investasinya di Indonesia, yang paling nyata saat ini adalah, pertandingan persahabatan Manchester United dan Indonesian All Star telah dinyatakan dibatalkan (konon team MU akan menginap di hotel Ritz Carlton).

Jembatan Suramadu jembatan tahan gempa

Berdirinya Jembatan Suramadu merupakan tonggak sejarah baru dalam pembangunan konstruksi prasarana perhubungan di Indonesia. Jembatan antarpulau sepanjang 5.438 meter yang akan diresmikan besok (10/6) itu bukan hanya yang terpanjang di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara.
Sebagai jembatan yang menghubungkan dua pulau, sesungguhnya Suramadu (Surabaya-Madura) merupakan jembatan kedua setelah rangkaian jembatan Barelang (Batam-Rempang-Galang) yang selesai dibangun tahun 1997. Enam jembatan dengan berbagai tipe yang menghubungkan tujuh pulau kecil di Provinsi Kepulauan Riau ini merupakan landmark keberhasilan dan kemandirian anak bangsa dalam membangun jembatan antarpulau.
Sebelum Suramadu dibangun, timbul keraguan, apakah mungkin membangun jembatan di daerah patahan dan gempa? Bagaimana dengan tiupan angin di laut Selat Madura yang terkenal kencang, apakah tidak akan memengaruhi konstruksi jembatan?

Penelitian pun akhirnya dilakukan secara mendalam selama 2003-2004. Penelitian yang lebih bersifat technical study dilakukan terhadap 12 item yang kebanyakan berupa parameter tanah.
Dari sisi seismic hazard analysis, misalnya, diperoleh kesimpulan, di sekitar lokasi jembatan tidak ditemukan suatu patahan aktif. Berdasarkan katalog gempa juga tidak ditemukan gempa dengan magnitude di atas 4 skala Richter sehingga kondisi di sekitar lokasi jembatan cukup stabil.
Kajian mendalam juga dilakukan terhadap kontur dasar laut, arus air laut, serta pengaruh pasang terhadap jembatan. Ternyata semuanya sangat memungkinkan untuk dibangun jembatan yang menghubungkan dua pulau. Adapun untuk angin, berdasarkan kajian, ternyata angin yang melintang kecepatannya sekitar 3,6 kilometer per jam sampai maksimal 65 kilometer per jam.

Jembatan Suramadu yang pemancangan tiang pertamanya dilakukan pada 20 Agustus 2003 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri saat ini bisa tahan terhadap guncangan gempa sampai 7 skala Richter. Jembatan ini pun dirancang dengan sistem antikorosi pada fondasi tiang baja.

Karena menghubungkan dua pulau, teknologi pembangunan Jembatan Suramadu didesain agar memungkinkan kapal-kapal dapat melintas di bawah jembatan. Itulah sebabnya, di bagian bentang tengah Suramadu disediakan ruang selebar 400 meter secara horizontal dengan tinggi sekitar 35 meter.
Untuk menciptakan ruang gerak yang lebih leluasa bagi kapal-kapal, di bagian bentang tengah Suramadu dibangun dua tower (pylon) setinggi masing-masing 140 meter dari atas air. Kedua tower ini ditopang sebanyak 144 buah kabel penopang (stayed cable) serta ditanam dengan fondasi sedalam 100 meter hingga 105 meter.

”Total panjang tower sekitar 240 meter. Ini sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak.
Secara keseluruhan, pembangunan Suramadu menghabiskan sekitar 650.000 ton beton dan lebih kurang 50.000 ton besi baja. Tak heran, dinas pekerjaan umum mengklaim Suramadu sebagai megaproyek yang menghabiskan dana total mencapai Rp 4,5 triliun. Jembatan ini dirancang kuat bertahan hingga 100 tahun atau hampir menyamai standar Inggris yang mencapai 120 tahun.

Karena berada di tengah lautan, Suramadu berpotensi terkendala faktor angin besar yang potensial terjadi di tengah lautan. Untuk memastikan keamanan kendaraan yang melintas di atas Suramadu, Departemen Pekerjaan Umum akan membangun pusat monitoring kondisi cuaca, khususnya angin.
”Jika kecepatan angin sudah mencapai 11 meter per detik atau sekitar 40 kilometer per jam, jembatan harus ditutup untuk kendaraan roda dua demi keselamatan pengendara,” ujar Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

Jika kecepatan angin bertambah hingga 18 meter per detik atau sekitar 65 kilometer per jam, jalur untuk kendaraan roda empat akan ditutup. Langkah ini semata-mata untuk keselamatan dan kenyamanan pengendara. Adapun konstruksi jembatan akan tetap aman karena Jembatan Suramadu dirancang tetap kokoh meski ditempa angin berkecepatan lebih dari 200 kilometer per jam.
Bukan cuma kuat dari terpaan angin, Jembatan Suramadu juga didesain mampu menopang kendaraan sesuai standar as atau axle di daratan. Dengan demikian, Suramadu diperkirakan mampu menahan beban dengan berat satu as kendaraan sekitar 10 ton.

Setelah diresmikan besok, diperkirakan Jembatan Suramadu akan dilintasi 8.000-9.000 sepeda motor per hari serta sekitar 4.000 kendaraan roda empat per hari.
Jumlah ini berdasarkan perhitungan sebelumnya, kendaraan yang melintasi Ujung-Kamal dengan menggunakan kapal feri sekitar 2,4 juta sepeda motor per tahun (62 persen) serta 1,5 juta kendaraan roda empat per tahun (38 persen).

Selain bakal padat, jembatan ini pun pasti akan sangat membantu masyarakat karena waktu tempuh Surabaya-Madura bisa dipersingkat. Jika sebelumnya menggunakan feri dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, sekarang dengan menggunakan Suramadu cukup ditempuh lima menit.
Pembangunan Suramadu dalam perjalanannya sempat menemui kendala dana. Terhambatnya pencairan dana menyebabkan pembangunan approach bridge atau jembatan pendekat sisi Surabaya sepanjang 672 meter tersendat September 2008. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya menalangi dana pembangunan melalui Bank Jatim sebesar Rp 50 miliar sebelum dana pinjaman dari Bank Exim of China sebesar 68,9 juta dollar AS cair.

Studi pembangunan yang kurang sempurna menyebabkan perkiraan biaya pembangunan juga meleset, seperti tiang pancang jembatan yang awalnya hanya didesain setinggi 45 meter akhirnya bertambah menjadi sekitar 90 meter. Karena itu, dari estimasi awal nilai kontrak sebesar Rp 4,2 triliun, biaya pembangunan akhirnya membengkak hingga Rp 4,5 triliun.

Pembiayaan pembangunan Suramadu 55 persen ditanggung pemerintah dan 45 persen sisanya pinjaman dari China. Dari total biaya pembangunan Suramadu sebesar Rp 4,5 triliun, sekitar Rp 2,1 triliun di antaranya berutang kepada China. Mahalnya pemikiran dan biaya pembangunan Suramadu diharapkan mampu menumbuhkan geliat ekonomi Tanah Air, terutama Jawa Timur. (kompas)

( lagi lagi ) Helicopter kita jatuh

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Dirgantara Indonesia menunggu permintaan TNI untuk melakukan pemeriksaan terhadap helikopter Bolkow-105 yang jatuh di Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Kepala Humas PTDI Rokhendi ketika dihubungi, Senin (8/6) membenarkan pesawat Bolkow-105 merupakan buatan PTDI.

Meski dugaan kecelakaan helikopter itu akibat cuaca buruk di kawasan Cianjur Selatan, namun PTDI menurut Rokhendi menyiapkan tim untuk melakukan investigasi secara menyeluruh bila ada permintaan dari pihak TNI.

"Bila heli itu Bolkow-105 buatan PTDI. Hingga petang ini kami belum mendapat permintaan pemeriksaan pesawat dari pihak TNI sebagai pengguna pesawat itu," kata Rokhendi.

Menurut Rokhendi, pihaknya tidak bisa begitu saja masuk melakukan pemeriksaan pesawat itu karena statusnya helikopter itu milik TNI.

"Kami punya LO di TNI, namun hingga petang ini belum kontak ke PTDI," katanya. Ia menyebutkan, pesawat Bolkow atau NBO-105 merupakan helikopter ukuran sedang yang cocok untuk mendukung operasi di medan berbukit-bukit.

Produksi Bolkow 105 sudah dihentikan karena lisensi dari Messershcmitt Bolkow Blohm (BMM) yang diperoleh PTDI telah habis.

"Sejak tahun 1976 hingga 2009, TNI banyak menggunakan heli ini, termasuk 25 diantaranya dioperasikan oleh TNI-AD," kata Rokhendi.

(dikutip dari kompas)

Daftar kecelakaan udara sepanjang 2009

Kecelakaan moda transportasi udara (pesawat dan helicopter) beruntun terjadi di Indonesia 2009 ini, melibatkan operator sipil maupun militer, cukup di sayangkan hal hal tersebut terjadi berulang kali yang membuktikan buruknya kualitas keamanan penerbangan kita, sebetulnya Pesawat merupakan moda transportasi yang sangat sangat safety, hanya saja perlu pengawasan ketat dan pemeliharaan secara berkala sehingga pesawat bisa terbang dengan aman. berikut saya kutip beberapa kejadian kecelakaan transportasi udara kita yang diambil dari sumber Kompas, semoga saja daftar daftar tersebut tidak bertambah panjang dan bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak yang berkecimpung di dunia penerbangan baik operator maupun regulator, karena ini bukan saja menyangkut nyawa manusia, baik penumpang atau mungkin manusia yang berada di daratan yang mungkin saja tertimpa pesawat.
16 Januari 2009 Merpati Nusantara Airlines jenis Boeing 737-400 jurusan Makassar-Timika pecah ban di Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Tidak ada korban jiwa.
29 Januari 2009 Helikopter Super Puma milik Pelita Air Service terguling saat hendak melakukan persiapan terbang untuk uji coba di Lapangan Terbang Pondok Cabe. Korban tewas: Dua mekanik Pelita Air Service.
23 Februari 2009 Pesawat Lion Air jenis MD 90 bernomor penerbangan JT 972 mendarat darurat di Bandara Hang Nadim, Batam, tanpa roda depan. Badan depan pesawat hanya tersungkur di ujung landasan karena roda depan tidak bisa dikeluarkan. Tidak ada korban jiwa.
7 Maret 2009 Helikopter latih Pusdik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) jenis Hughes C300 HL 4098 jatuh di tengah tambak di Kelurahan Tugurejo, Tugu, Semarang, Jawa Tengah. Tidak ada korban jiwa.
9 Maret 2009 Pesawat jenis Mc-Douglas atau MD 90 milik maskapai Lion Air tergelincir di landasan pacu selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat sedang mendarat. Tidak ada korban jiwa.
23 Maret 2009 Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 039 mendarat darurat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, karena mesin pesawat sebelah kiri mati. Pesawat terbang dari Tanjung Pinang dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Tidak ada korban jiwa.
30 Maret 2009 Pesawat Batavia Air jurusan Jakarta-Surabaya mendarat darurat di Bandar Udara Ahmad Yani Semarang. karena mesin pesawat bagian kiri mati. Tidak ada korban jiwa.
6 April 2009 Pesawat TNI AU jenis Fokker F-27 Troopship nomor registrasi A-2703 jatuh dan terbakar di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Korban tewas: 6 awak pesawat dan 18 prajurit
9 April 2009 Pesawat Aviastar jatuh di kawasan Pegunungan Tengah, Wamena, kabupaten Jayawijaya, Papua. Korban tewas: 6 orang
17 April 2009 Pesawat Mimika Air milik Pemerintah Kabupaten Mimika yang mengangkut logistik pemilu dari llaga, ibu kota Kabupaten Puncak, menuju Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, jatuh di Gunung Gergaji, Puncak Jaya, Papua. Korban tewas: 11 orang
26 April 2009 Satu helikopter Bell 206 yang dioperasikan PT National Utility Hellicopter (NUH) jatuh di perairan Selat Makassar. Tidak ada korban jiwa.
28 April 2009 Pesawat latih TNI Angkatan Laut jenis TB-10 Tobago mendarat darurat di tengah muara Sungai Silandak, Kota Semarang, Jawa Tengah. Mesin pesawat mati di ketinggian 1.000 kaki atau sekitar 330 meter. Tidak ada korban jiwa.
30 April 2009 Sebuah pesawat latih Donner milik Pusat Latihan Penerbangan Curug jatuh di kebun bambu di Blok Empang, Kampung Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Koban tewas: 1 orang
11 Mei 2009 Empat roda belakang pesawat Hercules 130 B milik TNI Angkatan Udara terlepas dan terpental hingga menghantam seorang warga dan satu rumah di dekat Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Tidak ada korban jiwa.
20 Mei 2009 Sebuah pesawat angkut jenis C-130 Hercules Alpha 1325 jatuh dan terbakar di Desa Geplak Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Rabu pagi pukul 06.30 WIB. Korban jiwa 98 orang (kompas.com 20 Mei 2009 pukul 16.00 WIB)

Lagi Lagi Pesawat Kita Jatuh

Lagi lagi TNI berduka, sebuah pesawat Hercules C-130 dengan nomer penerbangan A 1325 jatuh di Magetan di desa Geplak. Berbagai pihak mulai saling tuding dan mempertanyakan mengapa hal ini sampai terjadi hingga membawa korban jiwa sebanyak 98 orang. Belum hilang dari ingatan bagaimana pesawat Fokker 27 milik TNI AU juga mengalami kecelakaan di Bandung dan juga kecelakaan Hercules di wamena yang mengalami lepas ban walaupun tidak mengalami korban jiwa. Sejatinya pesawat apapun jenis nya hanya dibedakan menjadi 2 klasifikasi, yaitu Laik terbang dan tidak, se uzur uzur nya sebuah pesawat terbang tetaplah laik terbang bila selalu dilakukan maintenence secara berkala dan ditingkatkan kemampuannya (repowering), tercatat belum ada negara di dunia ini yang mempensiunkan Hercules nya, itu artinya pesawat jenis ini memang masih handal di gunakan dengan syarat perawatan yang baik.
Hercules C-130 merupakan pesawat buatan Lockhead yang terbilang tangguh, dibuat untuk keperluan angkut militer, dan bisa pula untuk evakuasi dan bahkan berkemampuan Attack seperti pada jenis Spectre (AC-47 Spooky Gunship) jadi memang pesawat ini begitu serba guna hingga masih dipertahankan bahkan oleh negara pabrikan nya sendiri, Amerika, walaupun sekarang sudah hadir pesawat angkut raksasa penerus nya semacam Globemaster. Hercules mampu mendarat pada area yang tidak dipersiapkan dan tidak memerlukan runaway yang panjang.Kecelakaan di Magetan kemaren (20 mei 2009) sontak menimbulkan reaksi, anggaran belanja militer di jadikan alasan kuat mengapa sering terjadinya kecelakaan pesawat militer beberapa kurun waktu ini. Anggaran militer Indonesia merupakan anggaran terkecil bila dibandingkan dengan negara negara ASEAN lainnya seperti Singapura dan Malaysia bahkan pihak kementrian Pertahanan kita mengakuinya, padahal indonesia merupakan sebuah negara besar yang memerlukan military support demi menjaga keamanan, coba teman teman bandingkan dengan negara sekecil Singapura dan Malaysia yang luasan teritorinya sekecil itu. Apakah bangsa kita mengabaikan masalah keamanan negara? Betulkah kalau kita kekurangan biaya untuk menyediakan anggaran pertahanan? Presiden SBY dalam komentarnya mengatakan kalau memang ada pembatasan anggaran pertahanan namun bukan berarti mengabaikan safety, pembatasan hanya di tujukan kepada pembelian Alutsista baru. Hal ini berarti ada kemungkinan kita akan terus mempertahankan Alutsista lawas hingga beberapa waktu kedepan, sedangkan dari Pesawat terbang yang ada seperti Hercules hanya tersisa 9 Unit dan hanya separoh nya yang laik terbang! Itu baru dari jenis Hercules, belum dari jenis pesawat tempur lainnya seperti F-16, F-5, A-4 Skyhawk, Fokker, dan Heli Heli lain nya. Apakah negeri kita yang kaya raya ini tak sanggup membeli Alutsista modern? Bandingkan dengan India yang begitu 'Wah' Alutsista nya, yang seolah sangat gatal ingin selalu membeli pesawat dari sumber mana pun ( Amerika, Russia dan Eropa), Lihat saja daftar pesawat yang mereka miliki seperti MIG 29, Sukhoi, Mirage dll yang jumlahnya ber Skuadron – skuadron, apakah itu semua ada hubungan nya dengan panasnya hubungan luar negeri India dengan Pakistan? Apa Indonesia harus berselisih paham dahulu dengan negara tetangga baru kita sadar akan keperluan pertahanan?. Bagaimana pun semakin lama sebuah Alutsista akan mengalami penurunan daya tangkal(detterence effect).
Pada beberapa kasus kecelakaan pesawat di indonesia memang investigasinya terkesan di tutup tutupi oleh pihak berwenang dengan alasan hasil final penyelidikan merupakan sebuah dokumen penting yang mana pihak masyarakat terlalu awam untuk mengetahui dan lebih mudah mengatakan sebuah kecelakaan sebagai sebuah Human error dan Kesalahan Cuaca, kenapa rakyat sebagai pembayar pajak untuk pembelian Alutsista tidak diberikan akses langsung pertanggung jawaban pemerintah terhadap sebuah kasus jatuhnya pesawat? Di Amerika, sebuah pesawat yang jatuh akan dibuatkan laporan pertanggung jawaban kepada pembayar pajak (Masyarakat). Apa negara kita terlalu takut untuk jujur mengakui kelalaian nya?
Sontak saja kejadian ini menjadi komoditas politik yang menggiurkan. Secara tersirat terlihat kalau kubu Capres yang akan bersaing di Pemilu Presiden mendatang saling berargumen, Jusuf kalla langsung mengeluarkan statemen kalau ini semua dikarenakan kurangnya anggaran pertahanan, dan berjanji bilamana dia naik menjadi presiden akan melakukan penambahan anggaran militer nya. Saya harap ini bukan sekedar omong kosong, kita berharap bersama siapapun pemimpin nya nanti bisa lebih memperhatinkan anggaran militer dan kesejahteraan tentara tentara kita. Anggaran militer kita yang tidak pernah lebih dari 1% itu ada baiknya di perhatikan kembali, memang agak susah kita di Indonesia ini, bisa saja pada saat kita menaikkan anggaran di protes pihak tertentu dengan mengatakan kepentingan kesejahteraan rakyat belum sepenuhnya terpenuhi. Itu benar, apapun demi kesejahteraan rakyat selalu harus di utamakan, yang salah adalah pemimpin yang memakan uang rakyat!, uang uang yang di rampok para koruptor tersebut jumlahnya sangat banyak dan cukup untuk dianggarkan buat kebutuhan militer dan juga lainnya. Mari belajar dari pelajaran, karena semua itu menyangkut Eksis nya sebuah negara, saya pribadi merindukan keadaan pada sekitar tahun 60-an yang mana Alutsista kita begitu banyak dan terhitung baru ( dari Russia/ Soviet) sehingga membawa negara kita menjadi negara yang paling di segani di Asia dengan armada pesawat tempur yang begitu banyak! TNI AU waktu itu (AURI) begitu di manja oleh Presiden Soekarno dengan berlimpah pesawat blok timur sehingga dijuluki “TNI AU adalah anak emas Presiden”, namun apa yang terjadi sekarang? Seperti nya negara kita sekarang lebih meng anak emas kan Koruptor sehingga bisa mencuri uang rakyat dengan bebas di negeri ini !

Caleg Stres Kalah Pemilu

Pemilu Legislatif telah berlalu beberapa hari lalu, pengumuman perhitungan sementara partai dan caleg yang memenangkan pemilu banyak di tayangkan secara Online di internet maupun di media media massa, Yang menang segera menyusun strategi koalisi, yang kalah (seharusnya) bisa menerima kekalahan sebagai pendidikan politik yang baik bagi rakyat Indonesia. Pemilu kali ini pun di anggap sebagai pemilu paling buruk sepanjang sejarah Demokrasi Indonesia, kurangnya persiapan dan begitu banyak nya pelanggaran pelanggaran sepanjang kampanye maupun pada saat Deadline Day.
Yang akan saya bahas disini adalah maraknya berita tentang Caleg yang “mendadak gila” ( bukan mendadak dangdut loh ), banyak tempat pengobatan alternatif dan juga rumah sakit jiwa yang tiba tiba di datangi oleh Caleg Caleg tersebut, terakhir dari situs berita Liputan6 sctv saya membaca ada seorang caleg yang meninggal terkena serangan jantung. Modal besar dan begitu banyak nya saingan dari bejibun nya partai bisa jadi merupakan faktor penyebab nya. Seorang Caleg terkadang mengeluarkan duit dari koceknya (atau dengan cara meminjam) hingga ratusan Juta untuk biaya kampanye nya, sekedar membiayai pembuatan pamflet, baliho, Bilboard, poster poster dan kegiatan kegiatan sosial dalam rangka menarik simpati. Banyak celetukan di masyarakat yang berkata sinis dengan uang yang di habiskan sebanyak itu pada masa kampanye pasti akan di tebus ijka mereka menjadi legislatif di parlemen kelak, jadi yang terpikirkan nantinya adalah bagaimana membalikkan modal kampanye sekaligus meraup untung dengan cara Korupsi, itu belum lagi kelakuan amoral yang sering mereka tunjukkan kepada kita seperti terlibat skandal seks atau skandal video porno.
Yang lebih miris, ada beberapa Caleg yang saat kampanye kemaren membagi bagikan kepada masyarakat uang tabungan dan pada saat pengumuman dinyatakan kalah kemudian meminta nya kembali dari masyarakat karena tidak berhasil memenangkan nya, ada pula yang menyumbangkan alat alat rebana kepada sebuah majelis pengajian lalu kemudian meminta nya kembali pada saat dirinya dinyatakan kalah!. Apa yang terjadi pada para calon calon anggota dewan kita hingga berbuat begitu? Keihlasan pada saat menyumbang hanya bualan politik busuk belaka untuk pemanis janji janji nya. Untunglah rakyat sudah pintar dan sadar akan dunia politik di negara kita ini. Istilahnya “Kita ambil pemberian nya namun enggan memilihnya”, sekilas kejam memang pernyataan seperti itu, namun untuk dunia politik Indonesia yang belum memberikan dampak yang positif buat masyarakat negara ini saya rasa sah sah saja hal seperti itu.
Dengan kasus seperti banyak Caleg yang tiba tiba stres ( terutama bagi mereka yang sudah menghabiskan biaya kampanye ratusan juta), saya fikir tidak ada lagi rasa percaya diri, keikhlasan dan sikap sportifitas untuk bersaing. Bagi caleg bermodal rendah mungkin mereka tidak begitu memikirkan nya, namun bagi caleg bermodal besar siap siap lah menuai hutang, itulah konsekuensi Politik di Indonesia, mengeluarkan banyak uang dan tidak ada keputusan politik yang baik untuk masyarakat kita, masyarakat selama ini sudah banyak menonton kebobrokan mereka, semoga masyarakat lebih arif dalam memilih pemimpin kelak pada pemilu Presiden.

selebrities goes to senayan

Kemaren sepulang kerja and sambil istirahat gak sengaja nyari nyari chanel acara di TV dan nemuin acara Barometer di SCTV. Hmm menarik, debat politik mengenai maraknya caleg yang berasal dari golongan selebritis. Pemilu kali ini memang seolah olah dibanjiri oleh selebriti yang di beberapa partai besar, coba lihat aja PAN, sampai sampai di beri singkatan Partai Artis Nasional, haha! Lucu ya..orang entertainment sampai hijrah ke dunia politik, tapi bagaimana lagi..semua warga Indonesia berhak mencalonkan diri menjadi Caleg bahkan Presiden sekalipun (dan rakyat yang memilih tentunya).Fenomena menarik ini tentu saja menuai kritikan dan dukungan dari berbagai pihak. Yang mengkritik menganggap artis sebagai entertainer seharusnya tidak latah memasuki dunia politik setelah (mungkin) job ke artisan nya berkurang, atau ada pula yang mempertanyakan kapabilitas artis tersebut dalam berpolitik.

Acara barometer tersebut di hadiri oleh artis artis yang mencalonkan sebagai Caleg antara lain H.Komar (Pelawak dan anggota DPR komisi 10), Eman (juga pelawak), Anwar fuadi (pemain sinetron),Ratih Sanggarwati (mantan model) dan Roslinda (pemain sinetron) dan di kubu pengamat politik ada J.Kristiadi, seorang pengamat dari CSIS. Perebatan berlangsung seru dan terjadi adu argument yang hebat. Pihak pengamat politik menganggap bahwa artis cenderung di manfaatkan oleh parpol untuk mendulang suara dan popularitas semata, dan menganggap artis artis indonesia kurang ber empati akan penderitaan rakyat sekarang, menimpali argument tersebut pihak artis menjawab bahwa mereka mengakui kalau terjadi hubungan yang timbal balik antara partai dan mereka yang saling memanfaatkan dan merasa mereka merasakan empati penderitaan rakyat melalui sinetron sinetron yang mereka bintangi (katanya sih mereka merasakan penderitaan sewaktu memerankan rakyat yang melarat, hahaha! Lucu juga jawaban nih artis).dan saya sendiri secara pribadi tidak menyukai jawaban artis mengenai masalah empati kepada rakyat ini (yang menjawab waktu itu adalah Anwar fuadi ( artis doyan cipika cipiki, hahaha!)

Kubu artis berpendapat mereka bukan bermodal ketenaran saja dalam mencalonkan sebagai Caleg dan mereka merasa mampu dan memperoleh dukungan dari daerah pemilihan nya, dan lagi menurut mereka selama ini belum terdengar kasus kalau artis yang duduk di dewan melakukan tindakan korupsi. Lebih jauh adanya Caleg artis dalam sebuah parpol dapat membuat kader lain yang telah lama mengabdi menjadi cemburu akan kehadiran artis yang begitu masuk dan langsung di calonkan sebagai caleg.masuk akal juga kan? Seolah olah popularitas mengalahkan pengabdian! H.Komar juga membeberkan keberhasilan komisi nya dalam memperjuangkan hak hak pendidikan dan lain sebagai nya setelah pihak pengamat politik menganggap kalau artis hanya lantang berteriak di luar senayan namun setelah masuk di dalamnya diam seribu bahasa. Ada polling menarik mengenai maju nya artis sebagai caleg! Sebanyak 54,5 % masyarakat setuju, 44,6 % tidak setuju dan 0,9 % tidak tahu. Wow apa itu berarti rakyat kita lebih percaya ke pada artis kah? Apa rakyat sudah tahu mengenai kecakapan politik mereka? Menurut saya pantas saja kalau partai akan banyak merekrut artis bila mengetahui hasil polling itu. Bayangkan bila rakyat lebih mengenal wajah artis dalam lembar suara nanti, semisal “ wah nih artis kan ganteng / cantikdan main di sinetron bla bla bla” akhirnya di contreng. Gimana coba nasib caleg “gurem” lainnya? Hahaha! Kacau ! Nah ada lagi polling nih ( dari kompas), sebanyak 59,6% yakin akan kinerja artis,38,2% tidak yakin dan 2,0% gak yakin. Fenomena seperti ini menarik, apa karena selama ini rakyat udah gak percaya lagi dengan Caleg biasa yang sering tersangkut politik uang (korupsi dan tindakan asusila lain nya) sehingga menjatuhkan keyakinan nya kepada artis yang notabene pemain baru dan belum teruji?.

Yang menarik, pada pemilihan kali ini ada 63 artis masuk dalam daftar Caleg, yang itu artinya 2 kali lebih banyak dari pemilu kemaren! Yayat R Cipasang (Direktur Eksekutif Institute for Press and Cultural Studies (IPCS), Depok, Jawa Barat.)menulis buku “Artis membidik senayan” menganggap hadirnya artis sebagai pewangi senayan.Buku ini hanya memuat 20 selebritas di bawah usia 50 tahun, dan sosok serta pendapat mereka ini bisa menjadi representasi para pesohor secara keseluruhan. Mereka adalah Yasmin Muntaz, Ingrid Kansil, Tere Pardede, Jane Shalimar, Ratih Sanggrawati, Rachel Maryam, Tessa Mariska, Eko Patrio, Venna Melinda, Sandy Nayoan, Tamara Geraldine, Wanda Hamidah, Nurul ArifinAngelina Sondakh dan . Semoga masyarakat luas lebih arif dalam memilih wakilnya, bukan semata termakan popularitas semata dan pihak partai pun bisa lebih memahammi arti amanah itu sendiri dan tak menjadikan rakyat sebagai komoditi politik untuk meraup suara ke senayan dan segera melupakan janji janji setelah mereka duduk di parlemen. Artis ada yang kompeten dan ada yang tidak, jadi pandai pandai lah memilih dan sebaiknya memahami track record sang artis tersebut.Oke? Sekian terima kasih, ditunggu komen nya ya..

Kampanye Caleg Narsist?

Belakangan ini seiring waktu menuju pemilu banyak bertebaran di pinggir jalan di segala penjuru kota di Indonesia ini spanduk-spanduk dan papan papan kampanye.ada yang kreatif, ada pula yang biasa biasa saja. Merah, kuning, hijau, biru, putih, orange, bertebaran di setiap kiri kanan jalan sejauh mata memandang. Peletakan nya pun rata rata secara serampangan dan menghilangkan keindahan kota, bahkan ada yang bisa memicu kecelakaan lalu lintas ( terkadang bambu spanduk tersebut tertiup angin dan kendor kemudia menggantung diatas jalan umum).
Dari pemantauan saya, Caleg-Caleg dari sekian banyak partai (berapa ya jumlah partai? Saya aja belum hapal) yang berkampanye melupakan arti awal “kampanye” itu sendiri. Kampanye yang seharusnya dijadikan ajang menarik simpati rakyat berupa kontrak politik tertentu seperti nya tidak di akomodasikan dalam poster poster itu sendiri. Ideal nya menurut saya sendiri, poster poster tersebut dijadikan ajang kontrak politik dengan rakyat dengan membubuhi visi dan misi caleg tersebut ! Yang saya lihat rata rata adalah Caleg Caleg yang berkampanye poster dengan memampang wajahnya besar besar dan urutan nomer contreng nya saja, seolah olah mereka menjual tampang dan agar rakyat mengingat wajahnya untuk di contreng bukan karena visi misi pembangunan mereka kelak jika terpilih! Tak jarang mereka berdandan menor seperti artis dan bahkan banyak diantaranya yang membawa bawa nama besar bapak dan bahkan anak (gambar bisa dilihat di posting lama).Jadi apa sebenarnya mereka usung? Wajah ganteng mereka kah? Nama besar keluarga kah? Ataukah Visi mereka sendiri? Kalau boleh sekedar usul, sebenarnya yang ideal adalah sebuah poster dengan foto yang tidak seberapa besar, kecil kecil saja lah, lalu kemudian kontrak politik serta visi misinya. Jadi rakyat bisa tahu visi apa yang di usung oleh caleg tersebut dan tahu mana yang sesuai dengan hati nurani nya kemudian mencontreng pilihan nya tersebut saat pemilu. Memang promosi sangatlah penting bagi seseorang yang menawarkan sesuatu (entah berdagang, menjual barang dan jasa bahkan kampanye), tapi rakyat tentu tidak mau membeli kucing dalam karung kan? Yang kemudian menyesal di kemudian hari. Begitu banyak nya partai sekarang dengan banyak nya caleg – caleg tentu sudah membingungkan rakyat, so..jadi jangan dibikin bingung dong!, ungkap kan visi, misi dan kontrak politik dan berikan foto diri kecil saja, that's all!

Si dukun cilik beraksi kembali

Wow.Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang kembali ramai, si dukun cilik ponari kembali beraksi!, bukankah beberapa waktu lalu sudah ditutup oleh Kapolres Tomsi Tohir. Bahkan pihak keluarga bahkan menyewa pengacara untuk memohon kepada polisi untuk mengijinkan kembali pembukaan praktik ponari tersebut. Sebenarnya apa yang terjadi di sana? Apakah masyarakat kita sudah sedemikian percaya nya dengan pengobatan ponari itu? Sehingga mereka berbondong bondong mendatangi kembali tanpa menghiraukan efek psikologi dan juga masa depan ponari kelak.
Adapun surat peryantaan pembukaan kembali praktik perdukunan Ponari adalah sebagai berikut: Yang bertanda tangan di bawah ini, saya Nama: Ponari, Umur: 9 tahun, Tempat/Tanggal Lahir: Jombang 6 Juli 2000, Alamat : Desa Kedungsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Dengan ini menyatakan bahwa saya sangat berkeinginan besar untuk mengobati siapapun juga yang berikhtiar dalam mencari kesembuhan dari penyakitnya, dan semoga Allah, Tuhan yang Maha Kuasa dan menyembuhkannya. Demikian surat ini saya buat dengan sebenarnya. Terima Kasih. Adakah motif ekonomi dibaliknya? Apakah juga ada permainan dengan pihak kabupaten untuk meningkatkan pendapatan daerah? Kenapa masyarakat kita belum sadar juga mengenai praktek yang belum tentu menyembuhkan ini? Sedemikian parahkan pelayanan kesehatan di indonesia? Seharusnya masyarakat juga mau lebih arif dalam berfikir dan berbuat, karena yang jadi objek sekarang bukan batu nya melainkan seorang bocah bernama Ponari yang mungkin saja karena kesibukannya melayani pasien, kemudian melupakan pendidikan nya, melupakan masa bermain nya, dan berbagai efek psikologi lainnya, masa kecil nan indah itu hanya datang sekali...

Maraknya Dukun Cilik di Indonesia

Negeri kita sepertinya benar benar negeri yang suka akan trend. Kenapa saya sebut trend, karena sesuatu dapat begitu cepat menyebar hingga ke beberapa wilayah Indonesia. Mungkin pembaca pernah mendengar dahulu pernah ada fenomena kesurupan masal yang seolah trend kemudian terjadi di sekolah sekolah hampir di semua kota kota besar Indonesia. Yang ini dan yang sedang hangat adalah Fenomena dukun cilik. Di mulai oleh kota Jombang, kota santri dan kota tokoh tokoh besar ini memulai pemberitaan nasional dengan berita Dukun cilik sakti nya (ponari) yang dipercaya dapat membawa kesembuhan, berbondong bondong datang pasien pasien yang jumlahnya ribuan orang! Tak lama kemudian dukun serupa hadir di area yang sama bernama dukun Dewi (juga cilik) dengan metoda pengobatan yang sama (mencelupkan batu ) dan dalam waktu yang tak lama pula ada seorang wanita yang bernama Siti Nur Rohmah menemukan batu ajaib yang bisa berbicara saat di temukan ( juga di jombang! ).Wow Fantastis memang! Di sebuah kota ada 3 dukun dengan media penyembuhan yang sama (batu) dan memilik pasien hingga ribuan.Tak mau kalah dengan Jombang, Makassar juga memiliki dukun cilik bernama Randy, media pengobatannya pun sama, Batu!.
Terkadang saya mendengar Slentingan guyonan orang “berapa ya kira kira uang ponari (dan dukun dukun lain tentunya) sekarang??” mungkin kita mau tahu juga kan? Sedikitnya Rp 328 juta sampai 425 juta bisa di raup ponari! Angka yang fantastis bukan? Maka saya sedikit beranggapan kalau dengan
hasil sebanyak itu akan membuat orang atau pihak lain akan melakukan hal serupa bagaimana pun caranya, ingat kita hidup di Indonesia semua itu bisa saja terjadi. Apakah fenomena dukun Ponari dimanfaatkan oleh seseorang yang akhirnya mengaku ngaku dapat menyembuhkan dan juga berharap meraup keuntungan sebesar yang di dapat oleh si dukun cilik Ponari? Mungkin akhirnya lagi lagi kita kembali ke masalah kemiskinan yang masih menjadi masalah utama bangsa kita hingga saat ini. Masalah masalah yang bisa saja menjadi dasar peletup fenomena ini adalah: masalah kesejahteraan, kemiskinan di indonesia bisa saja membuat orang menjadi memutar otak bagaimana caranya mencari uang dengan cara yang mungkin di luar kebiasaan.masalah kesejahteraan ini bisa juga terjadi pada pasien pasien yang datang karena pengobatan yang mahal. Kurangnya akses kesehatan di beberapa pelosok Indonesia memaksa “kekuatan medis” lain mengambil alih lahan tersebut, dalam hal ini dukun adalah orang yang dipercayai selain mungkin tabib cina atau pengobatan lainnya. Krisis moral, yang mana masyarakat mulai kehilangan akal sehatnya hingga mempercayai pengobatan yang kurang rasional. Kepercayaan masyarakat yang semakin menurun akibat mahalnya pengobatan medis atau mungkin seringnya masyarakat melihat kejadian malapraktek yang merenggut jiwa, sehingga masyarakat mencari alternatif lain yang murah meriah. Dari beberapa point analisa saya diatas yang wajib di selesaikan oleh pemerintah terutama pada poin pertama, kedua dan yang terakhir. Mengingat masyarakat banyak yang membutuhkan fasilitas kesehatan mulai sanitasi, perawatan serta obat murah dan jumlah nya seharusnya diperbanyak lagi dengan di adakan penyuluhan yang lebih intensif dengan pendekatan persuasif dengan mengajak pihak terkait mulai perangkat desa dan Tokoh Agama, karena masalah ini harus di selesaikan bersama sama. Saya sempat menonton berita saat beberapa pasien Ponari tiba tiba beralih pengobatan menuju Rumah sakit yang menurut saya adalah sebuah hal yang menggembirakan, ketika di wawancarai sang mantan pasien ponari tersebut mengatakan dia telah meminum air yang katanya “berkhasiat” itu namun tak kunjung sembuh, malah sempat semakin panas suhu badan nya. Disini saya liat kekuatan media untuk mempropagandakan kegagalan pengobatan tersebut sehingga masyarakat yang melihat tayangan berita tersebut menjadi sadar dan perlahan muncul kesadaran untuk beralih ke pengobatan medis dan hidup secara sehat. Negeri kita memang secara historis sebelum datangnya pengobatan modern telah mempercayai adanya pengobatan dukun (baik itu dukun dengan pengobatan tradisional alternatif atau dukun dengan pengobatan klenik).namun ada yang perlu kita ingat bahwa sejauh mana kita menggunakan Logika kita dalam menyikapi sesuatu dalam tubuh kita (penyakit), apakah logika kita menerima saat datang ke sebuah dukun dan mengeluh pusing pusing namun pengobatannya dengan cara menyemprotkan air ke muka kita? Semua itu kembali ke tingkatan berfikir kita dan saatnya Indonesia menjadi sehat Fikiran dan sehat Logika. Tentunya kita ingin disebut negara dengan seribu ilmuwan ketimbang negeri seribu dukun bukan?

Perspektif : Pemilu Dan Proses Pendewasan Anak Bangsa

Pemilu, sebuah pesta pora demokrasi yang menghabiskan uang begitu besar dengan waktu pelaksanaan yang panjang telah membawa rakyat Indonesia menuju era baru (seharusnya..hehehe)
kenapa seharusnya? Setiap pemilihan demi pemilihan, setiap rakyat selalu mengidamkan pemimpin daerah dan pemimpin nasional yang berani menyuarakan keadilan dan membela kepentingan rakyat, namun yang terjadi masih belumlah seperti kenyataannya, banyak pihak yang menganggap pemilu sebagai ajang bagi hasil dan bagi bagi proyek. Lagi lagi rakyat jadi korban.entah itu main mata mengenai tender kotak suara dan atribut atribut keperluan pemilu dan lain sebagainya yang mungkin sering kita saksikan beritanya di televisi.
Sesuai judul tulisan saya diatas, Pendewasaan akan hadir dalam proses dan tahapan, namun apa yang terjadi pada bangsa ini adalah sebuah proses yang masih jalan ditempat, entah apa karena Euforia reformasi yang berlebihan dan berdampak kran demokrasi dibuka lebar lebar sehingga memungkinkan celah celah untuk dimanfaatkan atas nama demokrasi, seperti menjamurnya partai, dari partai lama yang terpecah, partai baru yang coba coba peruntungan lah dan orang orang lama yang membuat partai baru karena ketidak cocokan di partainya yang lama Saat ini tiap warga negara Indonesia berhak mencalonkan atau di calonkan menjadi presiden atau menjadi wakil rakyat. Lihat saja yang terjadi belakangan ini, mulai orang kampung, anak pejabat, anak band, artis semua ingin menjadi caleg dan semua itu tentunya harus di siasati dengan cermat oleh rakyat Indonesia sendiri dengan memilih wakil yang bener bener kompeten dan kredibilitasnya di akui, bukan hanya karena ketenaran apalagi sampai di suap untuk mencoblos salah satu calon.bagaimana mau maju kalo rakyat masih di bodohi dengan cara cara memanfaatkan kesengsaraan rakyat begitu dan memberikan uang!. Fakta nya adalah tidak murah biaya untuk menjadi seorang caleg, bayangkan bagaimana kita menyiapkan poster poster dan berbagai macam keperluan kampanye belum lagi membiayai para “team Sukses” semua itu butuh modal, dan banyak terdengar anggapan bahwa bila seorang caleg bisa sampai terpilih dan duduk di parlemen maka akan ada semacam “usaha membalikkan modal kampanye”. Saya pernah mendengar sebuah kejadian di ponorogo waktu itu seorang calon bupati yang bernama Yuli Nursanto menjadi gila karena tidak berhasil menjadi pejabat, saya tertawa begitu mendengar kabar ini di televisi, mungkin karena saking banyaknya modal yang dikeluarkan untuk masa kampanye nya sehingga begitu tidak terpilih dia jadi shock dan Gila, Yuli Nursanto sendiri di bawa Sakit jiwa(RSJ) Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Malang. Itu karena dia kalah, bagaimana kalo dia menang? Apa ada yang berani meramalkan apa yang dilakukannya dengan jabatannya tersebut? Ada baiknya tiap caleg yang ada sekarang belajar untuk menerima kekalahan sebagai sebuah pendidikan Politik yang baik bagi masyarakat. Para caleg tersebut ada baiknya melakukan semua itu dari dasar hati terdalam tanpa tersirat kepentingan kepentingan pribadi dan parpol yang mengusungnya, tetap rakyat nomer satu ! Demokrasi di Indonesia dan rakyatnya menonton bagaikan menonton di layar lebar. Semua di saksikan oleh masyarakat. Money Politic, Black campaign, dan pelanggaran pelanggaran lainnya akan jadi santapan masyarakat sehari hari dalam tayangan televisi, saya harap pihak pihak politisi untuk lebih memahami maksud dan keinginan rakyat tanpa mementingkan pribadi. Yang kalah legowo dan dengan sportif berjalan bersama pemerintahan membangun negeri ini bersama, dan yang menang mau mendengar keluh kesah dan juga tak memperkaya diri. Saya rasa hal ini akan menjadikan masyarakat kita lebih belajar tentang tindakan sportif dan tidak ada pencoblosan pencoblosan ulang sampai berkali kali seperti yang terjadi pada Pilkada Jatim, karena untuk satu kali pengadaan Pilkada saja uang yang di gelontorkan pemerintah begitu besar. Saya rasa akan lebih tepat bila uang sebesar itu di manfaatkan demi kepentingan kemaslahatan masyarakat Indonesia.

Heboh Dukun Cilik Ponari

Akhir akhir ini saya dibuat terkejut dengan fenomena Ponari si dukun cilik dari jombang, kasus tersebut booming saat salah seorang tetangga Ponari memukul ayah ponari akibat ingin menguasai Ponari yang mungkin bisa saja di andalkan sebagai mesin penghasil uang. Warga yang datang ribuan sampai menyesak di gang gang kampung. Dan bahkan sampai sampai saking banyaknya orang orang yang ingin berobat sampai menimbulkan crowded dan menimbulkan korban jiwa meninggal! Edan! Tapi inilah yang terjadi. Saya jadi teringat ingat pada saat Ryan si jagal jombang yang mengubur korban korbannya di pekarangan rumahnya.waktu itu yang menonton ke lokasi TKP begitu banyak dan sampai sampai di jadikan lahan bisnis oleh pedagang pedagang yang memanfaatkan keramaian itu. Selamat datang di Indonesia. Inilah fenomena yang terjadi di Indonesia.
Saya berfikir mengapa rakyat kita semakin banyak yang mempercayai hal hal yang berbau irrasional atau klenik sehingga mengalahkan pengobatan medik? Tak urung Menteri kesehatan kita, ibu Siti Fa'adhilah Supari urun komen mengenai masalah ini. Pernyataan bahwa akses kesehatan di indonesia khususnya di pelosok tidak memadai dan mahal sehingga masyarakat cenderung beralih ke pengobatan non medik ( menggunakan jasa dukun) dibantah keras keras oleh Ibu menteri, ia berdalih orang orang yang berdatangan berobat ke Ponari kadang membayar 10.000 atau 15.000 rupiah untuk sekali 'pengobatan' nya. Itu berarti mengenai ketidakmampuan masyarakat mendasari ramainya pasien Ponari ini dianggap tak masuk akal.
Sebenarnya, apa sih yang dilakukan Ponari dalam pengobatannya? Yang di lakukan Ponari adalah membenamkan sebongkah batu kecil (seukuran telur) yang dicelupkan ke dalam air yang kemudian di minum pasien.dan konon berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit ringan sampai kronik. Menurut saya, bila di lihat dari segi Higienis, mencelupkan sebongkah batu ke dalam air bisa saja membawa penyakit karena batu itu bisa saja mengandung bakteri atau kuman serta organisme berbahaya lainnya. Namun masyarakat banyak yang mengaku setelah berobat menjadi lebih sehat, apakah itu sugesti?..Namun tak banyak pula yang mengaku biasa biasa saja sehabis 'berobat' dari ponari. Jadi apa yang melandasi banyaknya orang orang berduyun duyun ke Ponari si dukun cilik tersebut? Saya mungkin akan sedikit memberi pendapat disini. Menurut saya berduyun duyungnya orang datang ke dukun cilik tersebut semata mata dikarenakan orang orang sekitar suka menyaksikan sesuatu yang jadi berita, sebagai contoh, kejadian Ryan saja banyak masyarakat berduyun duyun datang sekedar melihat, padahal tak jarang beberapa diantara mereka datang dari luar kota dan datang hanya untuk melihat lokasi TKP, begitu pula lokasi penyergapan teroris DR.Azhari di batu Malang , yang mendapatkan antusiasme yang hebat dari masyarakat bahkan dari luar kota menyempatkan menengok lokasi tersebut bahkan sampai dijual merchendise berupa kaos!. Mengenai banyaknya yang berobat mungkin bisa saya katakan hanya sekedar iseng atau mencoba coba karena mungkin kebetulan punya penyakit yang susah disembuhkan sehingga mereka sekalian menjajal pemberitaan yang bisa saja 'getok ular' alias dari mulut ke mulut mengenai kehebatan si Dukun tersebut. Korelasi antara ketidakmampuan finansial terkadang tak berlaku disini, dikarena banyak yang mampu membayar dan diberbagai kasus serupa karena dianggap si dukun tersebut benar benar sakti, maka mereka berani membayar lebih untuk sekedar minta petunjuk nomer (ha..ha..ha ini yang lucu). Dari beberapa kasus pasien tak merasakan apa apa dan juga ada yang merasakan perbedaan, dan saya rasa itu sebagai sugesti saja bagi yang mempercayainya atau mungkin sebatas kebetulan belaka. Ada baiknya pihak pemerintah, khususnya Menkes lebih memperhatikan daerah daerah yang mungkin belum ter cover dengan baik oleh fasilitas kesehatan, agar lebih banyak membuka fasilitasnya di sertai penyuluhan mengenai apa itu kegiatan medis dan pencegahannya, sehingga masyarakat lebih terbuka lagi dengan jenis pengobatan modern.Selain itu masalah biaya agar tidak terlalu di bebani sehingga tidak sampai masyarakat sudah tak mampu membayar kemudian lari ke pengobatan yang tidak logis tersebut. Memang sehat itu mahal, namun kalau kita mampu memahami bagaimanakah cara hidup sehat tersebut, saya rasa kemungkinan kemungkinan seperti ini bisa di kurangi bertahap. Terakhir saya mendengar ada dukun tandingan yang serupa di jombang yang juga masih anak anak. Dan untuk kasus terakhir ini saya agak sedikit tersenyum sendiri, karena si dukun cilik Ponari di amankan di Kapolsek dan pasien pasien nya banyak berdatangan dan tetap menunggu pengobatan Ponari, tiba tiba hadir dukun serupa dengan cara pengobatan yang sama! Komen saya untuk yang ini “sepertinya ada kemungkinan persaingan bisnis dan masalah keuntungan yang bisa di raup”.Waalahuallam bishowab. (panzer)

Pemilu Sudah Dekat

Pemilu Sudah Dekat

Genderang kampanye menyongsong pemilu sudah di tabuh beberapa waktu lalu, Partai partai mulai mencari simpati golongan pemilih di masyarakat.Banyaknya partai yang meramaikan pemilu tahun ini membuat saya bertanya tanya, apakah semua rakyat pemilih sudah familiar dengan partai partai tersebut satu persatu.mengingat banyaknya kesamaan logo dan ideologi partai yang pasti membuat pemilih bingung, terutama dari kalangan pemilih grassroot atau kalangan bawah.Memang demokrasi sedang berkembang di negeri ini, di era Soeharto, partai yang ada hanyalah 3 partai (PPP, Golkar dan PDI), untuk pemilih pada masa itu memingat dan memahami ideoloi sebuah partai masih sangat mudah, namun yang terjadi belakangan ini, partai partai bermunculan bak jamur di musim hujan.

Dari pengamatan saya pribadi ada 3 benang merah yang saya lihat dari partai partai baru tersebut, yaitu:

  1. Partai baru yang muncul dengan wajah wajah orang lama ( kutu loncat dari partai lama), yang menganggap partai lama mereka sudah tak sejalan dengan pemikiran atau mungkin tak mendapat jabatan di partai lama mereka.

  2. Partai baru yang muncul dengan wajah wajah baru dengan orang orang yang masih fresh dan mencoba terjun ke dunia politik mencari peruntungan dalam pesta demokrasi ini.

  3. Partai Pecahan dengan nama yang hampir sama yang terpecah akibat crash politik dalam induk partai mereka, saya ambil contoh PDIP.

Itu baru sebagian analisa mengenai asas ideologi dan orang orang yang duduk di partai, belum mengenai beberapa kesamaan bentuk logo terkait bentuk logo, gambar dan warna yang begitu banyak kesamaan nya. Coba bayangkan ada berapa partai yang memakai lambang banteng? Ada berapa partai yang memakai lambang bulan sabit?. Semua itu pasti bisa saja dijawab oleh kader kader partai terkait dengan mudah dalam menjelaskan makna dari logo logo tersebut, namun bagaimana aplikasinya di masyarakat, terutama pemilih yang berada di pedesaan yang notabene tak tahu menahu akan makna apa dan segala tetek bengek partai tersebut. Maka akhirnya rakyat menjadi komiditi politik.Yang mereka inginkan hanya kesejahteraan, kemapanan dan ketentraman hidup dengan kebutuhan yang terjangkau!. Giatnya partai partai memasyarakatkan logo logo partai mereka ke masyarakat membuktikan bahwa sebagai partai baru mereka masih belum dikenal di masyarakat umum.Seringkali pada praktiknya, masyarakat hanya di kenalkan dengan identitas logo, seperti “coblos moncongnya”, “coblos Ka'bahnya”, dan lain sebagainya. Dengan demikian masyakarat hanya diberikan gambaran visual logo untuk mendulang coblosan pada partai mereka saja, mengenai asas partai masyarakat banyak yang tidak tahu!itulah kenyataan nya!

Dengan tulisan ini saya ingin anda anda semua pemilih senior atau pemilih baru untuk faham betul betul mengenai bebet, bibit, bobot sebuah partai, bukan hanya termakan kader yang berkampanye dengan hanya mengajak mencoblos logo saja, lebih dari itu masyarakat di tuntut lebih aktif untuk mengetahui latar belakang partai beserta ideologi apa yang di bawanya dan tentunya siapa wakil yang akan mereka ajukan untuk dipilih duduk di kursi dewan.mengingat banyaknya partai partai yang merasa tak pede dan untuk menaikkan jumlah pemilih mereka dengan memasang artis dan selebriti untuk menjadi wakil mereka di parlemen. Dan dari situ pula bisa terjadi kecemburuan dari kader partai yang sudah lama mengabdi sehingga mungkin saja mereka akan cabut keluar partai dan mendirikan partai tandingan,akhirnya ada lagi partai baru. Begitulah politik, rakyat tetap jadi komoditas menarik yang harus mereka raup saat masa kampanye ini.Gunakan mata dan hati untuk memilih. Wassalam (pz) Yang mau Download Profil Partai partai silahkan disini:

Related Posts with Thumbnails